David Sacks, yang dikenal sebagai “Crypto Czar,” mengkritik cara pemerintah federal menangani Bitcoin dalam sebuah unggahan pada Kamis pagi. Pernyataannya muncul menjelang pertemuan kebijakan bersejarah di Gedung Putih, di mana para pemimpin industri akan berkumpul untuk pertama kalinya.
Kaisar kripto yang baru diangkat, David Sacks, muncul di platform X pada hari Kamis untuk mengungkapkan kritiknya terhadap dugaan perlakuan pemerintah AS terkait kepemilikan Bitcoin di masa lalu, tepat satu hari sebelum berlangsungnya KTT Kripto di Gedung Putih.
Poin-poin penting:
- Czar kripto yang baru saja ditunjuk, David Sacks, mengkritik keputusan pemerintah AS di masa lalu untuk menjual 195.000 Bitcoin seharga $366 juta, dengan alasan bahwa mempertahankannya dapat menghasilkan lebih dari $17 miliar.
- Pemerintah AS tampaknya menyesuaikan sikapnya terhadap regulasi aset digital, dengan SEC membatalkan tuntutan hukum terhadap perusahaan-perusahaan kripto besar.
- Para pemimpin industri, termasuk para eksekutif dari Coinbase, Paradigma, dan Exodus, akan bertemu di KTT Crypto Gedung Putih pada hari Jumat ini untuk membahas masa depan regulasi kripto.
Kaisar Crypto David Menyampaikan Keluhannya
Selama sepuluh tahun terakhir, pemerintah federal dilaporkan telah menjual sekitar 195.000 bitcoin dengan total pendapatan sebesar $366 juta, ungkap Sacks dalam sebuah unggahan di platform X pada 7 Maret.
“Jika bitcoin tersebut tetap dimiliki oleh pemerintah, nilainya sekarang akan melampaui $17 miliar,” lanjutnya.
“Inilah kerugian besar yang ditanggung oleh pembayar pajak Amerika akibat kurangnya visi strategi jangka panjang.”
Pernyataan Sacks ini muncul sehari sebelum para pemimpin industri blockchain berkumpul di Washington, D.C., untuk menghadiri KTT Kripto Gedung Putih. Acara tersebut bertujuan membahas berbagai isu yang memengaruhi sektor blockchain dan kripto.
Beberapa tokoh terkemuka yang dijadwalkan hadir meliputi CEO Coinbase Brian Armstrong, Ketua Eksekutif MicroStrategy Michael Saylor, CEO Exodus JP Richardson, serta salah satu pendiri Paradigm Matt Huang.
“Saya menantikan diskusi tentang bagaimana Amerika dapat memimpin dalam mendukung prinsip-prinsip kripto terbuka, sekaligus memberdayakan inovator di ekosistem seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana,” ujar Huang dalam sebuah pernyataan minggu ini.
KTT Crypto Gedung Putih Ditetapkan Untuk Hari Jumat
Sacks ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump untuk posisi tersebut pada bulan Desember, menandai perubahan arah Amerika Serikat dalam pendekatannya terhadap regulasi aset digital.
Dalam beberapa pekan terakhir, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah mencabut sejumlah tuntutan hukum terhadap pemain utama dalam industri kripto, termasuk Kraken, OpenSea, Coinbase, dan lainnya.
Langkah ini mengindikasikan bahwa lembaga federal tersebut mungkin mulai meninggalkan pendekatan agresif dalam penegakan regulasi terhadap aset digital di Amerika Serikat.
Di awal tahun, Trump mengesahkan perintah eksekutif yang memerintahkan pembentukan gugus tugas kripto. Gugus tugas ini dirancang untuk mengeksplorasi konsep cadangan kripto strategis federal, dengan melibatkan beberapa mata uang kripto terkenal seperti Bitcoin.
Pada Kamis sore, nilai Bitcoin tercatat sekitar $90.000. Namun, dampak dari KTT Kripto yang digelar di Gedung Putih terhadap nilai tersebut masih belum dapat dipastikan.