Billions.Network adalah jaringan manusia dan AI universal pertama yang diluncurkan untuk merevolusi verifikasi identitas digital, kata tim Privado.
Tim di balik platform identitas digital Privado ID telah memperkenalkan Billions.Network, sebuah platform pembuktian identitas universal berbasis insentif yang dirancang untuk memverifikasi identitas tanpa menggunakan biometrik atau perangkat keras milik perusahaan.
Platform ini menggabungkan teknologi verifikasi manusia dan AI, berfokus pada pendekatan berbasis perangkat seluler untuk mendukung perluasan internet of value di seluruh dunia. Dalam siaran pers yang diterima Cryptonews, Billions.Network digambarkan sebagai alternatif Worldcoin dengan pendekatan yang lebih mengutamakan privasi.
Berbeda dengan Worldcoin, Billions.Network menawarkan solusi yang menjamin kerahasiaan, skalabilitas, dan aksesibilitas, sehingga menghilangkan tantangan terkait pengumpulan data biometrik dan ketergantungan pada perangkat keras. Platform ini memungkinkan verifikasi identitas manusia sekaligus validasi agen AI melalui pembuktian kriptografis terhadap model pelatihan dan sumber data mereka.
Selain itu, Billions.Network menggunakan token asli, airdrop, serta program loyalitas untuk memberikan insentif dan manfaat bagi pengguna yang berpartisipasi.
Populer di Kalangan Raksasa Global
Platform global terkemuka seperti TikTok kini mulai memanfaatkan teknologi dari Billions, menandakan tingginya kebutuhan akan solusi identitas terdesentralisasi, demikian menurut pernyataan yang diterima Cryptonews.
Teknologi verifikasi tanpa pengetahuan milik Billions, yaitu Circom, telah mendapatkan perhatian luas dari perusahaan besar. Selain TikTok, sejumlah organisasi ternama, lembaga keuangan, dan ekosistem blockchain telah mengadopsi teknologi ini untuk meningkatkan keamanan operasional mereka. Beberapa di antaranya termasuk HSBC, Deutsche Bank, Scroll, Polygon, Top Doctors, dan Worldcoin.
Hingga saat ini, lebih dari 9.000 proyek Web2 dan Web3 telah menerapkan Circom, menjangkau lebih dari 150 juta pengguna di seluruh dunia, menurut pengumuman resmi.
Namun, sistem verifikasi identitas yang sepenuhnya berfokus pada perangkat seluler, bersifat pribadi, aman, dan terukur masih menjadi kebutuhan yang belum terpenuhi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Billions hadir sebagai solusi langsung terhadap meningkatnya permintaan konsumen serta tekanan regulasi.
Deutsche Bank dan HSBC, secara khusus, telah menguji teknologi Billions melalui berbagai Proof-of-Concepts, yang membuktikan kehandalan dan skalabilitasnya. Fokus utama mereka adalah pada solusi KYC canggih yang mampu mengurangi biaya operasional secara signifikan dengan proses onboarding yang lebih efisien.
Evin McMullen, CEO sekaligus salah satu pendiri Billions, menyatakan bahwa platform ini dirancang untuk “menciptakan dunia di mana setiap individu dapat diidentifikasi secara unik, sehingga membuka akses ke manfaat yang dipersonalisasi dalam era AI melalui solusi verifikasi yang dapat dijangkau dan diandalkan secara global.”
“Misi utama Billions.Network,” tambah McMullen, “adalah memungkinkan pengguna untuk membuktikan identitas dan kemanusiaan mereka, mendapatkan berbagai manfaat, serta memberikan bukti keunikan yang sah, aman, dan mudah diakses kapan saja, di mana saja, untuk semua orang.”
Bekerja dengan Hukum Setempat
Billions.Network akan berfokus pada dua aspek utama, sesuai dengan siaran pers yang dirilis. Platform ini bertujuan menyediakan interoperabilitas kredensial dan penggunanya secara global dengan mulus, sambil tetap memenuhi hukum, peraturan, dan standar yang berlaku di tingkat lokal.
Tim pengembangnya tengah bermitra dengan Pemerintah India untuk meningkatkan keamanan, aksesibilitas universal, dan optimalisasi Aadhar, sistem Identifikasi Unik negara tersebut, agar lebih sesuai dengan kebutuhan berbasis teknologi AI.
Dalam pengumuman resmi, disebutkan bahwa Privado ID bekerja bersama Billions untuk melibatkan berbagai organisasi serta mitra pemerintah. Jaringan ini didukung oleh rantai yang kompatibel dengan EVM.
Awalnya diperkenalkan sebagai PolygonID dan solusi inti dari Polygon, tim memutuskan untuk bertransformasi menjadi Privado ID guna merangkul ekosistem yang lebih luas. Mereka menyadari bahwa terdapat kebutuhan akan jaringan verifikasi identitas yang berorientasi pada komunitas dan dapat diakses oleh semua.
Sebagai respon terhadap kebutuhan pasar, Billions.Network berkembang untuk menyediakan solusi verifikasi identitas, termasuk “verifikasi usia, validitas konten, perlindungan terhadap serangan Sybil dan bot, serta kemampuan menangani lonjakan konten yang dihasilkan AI,” menurut pernyataan tim.
Lebih jauh, proyek ini mengandalkan keahlian dalam teknologi pembuktian tanpa pengetahuan serta solusi identitas digital. Pengembangan ini juga didukung oleh pengalaman dan penelitian bertahun-tahun yang dilakukan oleh Privado ID di bidang identitas digital.
Proyek ini memanfaatkan teknologi Circom yang dikembangkan oleh Billions sebagai bagian dari protokol Iden3. Teknologi tersebut kini telah menjadi standar de facto dalam pemrograman tanpa pengetahuan.